SIDOARJO - Karang Taruna (Kartar) Kabupaten Sidoarjo mengirimkan 31 anggotanya untuk mengikuti pelatihan kader inti anti narkoba selama 2 hari di Hotel Sahid Surabaya yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Imam Safi’i Ketua Kartar Kabupaten Sidoarjo mengatakan bahwa pelatihan kader inti anti narkoba yang diselenggarakan mulai tanggal 21-22 Juli 2016 itu bekerjasama dengan Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sidoarjo, Selasa (19/7/2016).
Ia juga mengatakan bahwa Kartar Kabupaten Sidoarjo menaruh perhatian khusus terhadap penyalahgunaan narkoba, terutama dikalangan anak-anak muda.
“Ini sebagai bukti keseriusan kami dalam mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Imam berharap bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini lebih sering digalakkan, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta karena narkoba merupakan musuh bersama.
“Kalau bisa setiap desa/kelurahan ada kader-kader anti narkoba sehingga permasalahan terkait narkoba bisa dideteksi sejak dini,” ucapnya.
Karena saat ini Indonesia sudah darurat narkoba, dimana setiap harinya 50 orang meninggal dunia disebabkan oleh narkoba.
Drs. Mohammad Isa, Kepala Seksi (Kasi) Kepemudaan Disporabudpar Kabupaten Sidoarjo menuturkan bahwa 31 anggota Kartar Kabupaten Sidoarjo dikirim untuk mengikuti pelatihan bersama dengan pemuda-pemudi dari Kabupaten/Kota se-Propinsi Jawa Timur (Jatim).
Setelah mengikuti pelatihan kader inti anti narkoba tingkat Jatim itu, selanjutnya mereka akan mempunyai tugas memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba di desa/kelurahannya terutama para generasi muda.
“Mereka akan membentuk kelompok yang terdiri dari 25 orang untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba dilingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Sebelum menjadi kader anti narkoba, 31 anggota Kartar yang berasal dari desa/kelurahan di 10 kecamatan di kabupaten Sidoarjo itu terlebih dulu akan dilakukan tes urin.
“Hal itu dilakukan agar kader-kader tersebut benar-benar bebas dari narkoba,” ucapnya.
Untuk, itu ia berharap agar 31 anggota Kartar Kabupaten Sidoarjo yang dikirim bisa mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sidoarjo sedikit demi sedikit bisa tertanggulangi.
Sumber: Beritasidoarjo.com
0 comments :
Post a Comment